1
20150705 | 17.09 | 0 Comments

Tips Mencegah Terjadinya Keguguran Saat Hamil

Tips mencegah keguguran
Tips Mencegah Terjadinya Keguguran Saat Hamil (foto: vemale.com)
Kehamilan adalah sebuah anugerah yang kehadirannya selalu dinantikan oleh pasangan yang telah menikah. Memang tidak dapat dipungkiri, kebahagiaan rumah tangga akan terasa semakin lengkap dengan kehadiran seorang buah hati. Namun sayangnya, banyak wanita yang mengalami keguguran pada saat mengandung. Bahkan tidak jarang keguguran ini terjadi berkali-kali sehingga menyebabkan wanita menjadi trauma dan stres.

Pada umumnya, risiko terjadinya keguguran tertinggi (98%) terjadinya pada saat 13 minggu pertama sejak hamil. Dan risiko tersebut akan berkurang pada usia kehamilan lebih dari 3 bulan.

Faktor penyebab keguguran antara lain adalah:
·         Kelainan Sistem Hormonal (terlalu tingginya hormon prolaktin, ataupun terlalu rendahnya hormon progesteron)
·         Kelainan gen atau kromosom (kromosom sel sperma tidak sesuai dengan sel telur)
·         Kelainan pada rahim (seperti miom, yaitu tumor jaringan otot)
·         Rahim yang terlalu lemah
·         Infeksi Kandungan (biasanya disebabkan virus)
·         Penggumpalan darah (blood clotting)
·         Pembukaan leher rahim yang terlalu dini
·         Faktor imunitas
·         Faktor usia yang terlalu tua (diatas 35 tahun)
·         Obesitas
·         Paparan radiasi
·         Stres
·         Gaya hidup tidak sehat (sering merokok dan minum minuman berakohol)
·         Menderita penyakit jantung, diabetes, dan ginjal, gangguan kelenjar tiroid

Timbulnya keguguran pada saat kehamilan ini dapat dikenali dari gejala-gejala yang ada, diantaranya rasa nyeri di bagian bawah perut, keluar flek darah, keluar cairan kecoklatan dari vagina, serta tidak adanya denyut jantung bayi (diketahui dari pemeriksaan ultrasound scan dan USG).


Tips Mencegah Terjadinya Keguguran

Meskipun kita tidak dapat mengubah takdir, namun setidaknya kita harus berupaya secara maksimal untuk mencegah terjadinya keguguran. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah keguguran, seperti:

·         Perbanyak konsumsi asam folat

Asam folat (vitamin B12) merupakan kandungan yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil dan janin. Beberapa fungsi dari asam folat antara lain adalah pembentukan eritrosit (berperan sebagai perkembangan otak dan sumsum tulang belakang ada janin), menyehatkan jantung, metabolisme asam amino, sintesis DNA, pembentukan leukosit, mencegah kanker, mencegah kelahiran bayi prematu, mencegah pertumbuhan buruk di dalam rahim, serta perbaikan dan pemeliharan sel tubuh.

Studi membuktikan bahwa wanita yang mengonsumsi asam folat 400 mikrogram (0,4 miligram) setiap harinya, akan mencegah risiko terjadinya cacat tabung syaraf pada bayi yang dikandung. Apabila kekurangan asam folat maka dapat mengakibatkan kerusakan otak, kelumpuhan,  dan rentan keguguran.

Adapun jenis makanan yang di dalamnya mengandung asam folat antara lain adalah sayuran hijau (seperti sawi, kangkung, brokoli), buah-buahan (pisang, tomat, stroberi, jeruk, alpukat), kacang-kacangan, sereal, ragi, jamur, telur, dan susu.

·         Tingkatkan konsumsi makanan yang ada kandungan zat besi

Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi juga dianjurkan untuk ibu hamil. Zat besi berfungsi untuk mencegah anemia pada ibu hamil, mencegah terjadinya prematur pada bayi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengikat oksigen dari organ paru-paru dalam bentuk protein hemoglobin, serta membantu laju pertumbuhan sel-sel tubuh.
Jenis makanan yang kaya akan zat besi antara lain adalah telur, kacang-kacangan, bayam, susu, selada, kedelai.

Meskipun zat besi sangan dianjurkan untuk tubuh, namun pengonsumsian suplemen zat besi secara berlebihan dapat mengakibatkan gangguan hati dan jantung.

·         Menjaga keseimbangan psikologis

Sebaiknya wanita yang sedang hamil berusaha menghindari stres dan gangguan psikologi. Stres berlebihan dapat mempengaruhi kondisi janin di dalam rahim, dimana memungkinkan bayi terlahir dengan kondisi fisik yang tidak sempurna (cacat).

·         Hindari mengonsumsi obat-obatan berlebihan

Terkadang wanita hamil cenderung mengonsumsi obat-obatan guna menghilangkan rasa mual. Namun tahukan anda, pengonsumsian obat-obatan secara berlebihan pada wanita hamil dapat menyebabkan anomali pada janin, seperti cacat fisik dan kelainan jantung.

·         Hindari mengonsumsi rokok dan minuman berakohol

Rokok mengandung zat-zat radikal bebas, salah satunya adalah karbon monoksida pada asap rokok. Zat ini dapat menghambat aliran oksigen dan nutrisi ke dalam kandungan. Selain itu, nikotin akan meningkatkan denyut jantung  dan memperlambat nafas bayi.
Pengonsumsian alkohol juga memberikan efek buruk bagi janin. Alkohol akan dibawa oleh darah mengalir menuju ke plasenta, sehingga dapat menganggu perkembangan sel-sel tubuh bayi di dalam kandungan.

·         Batasi mengonsumsi kafein

Kafein merupakan zat yang mempunyai efek stimulan dan diuretik, yaitu memicu dehidrasi, meningkatkan denyut jantung, dan meningkatkan tekanan darah.
Pada wanita hamil, kafein yang dikonsumsi akan dibawa darah menuju plasenta. Namun di dalam plasenta, kafein tidak dapat dimetabolisme secara sempurna sehingga efek kafein akan bertahan lama di dalam tubuh. Para ahli menyampaikan bahwa wanita hamil sebaiknya membatasi asupan kafein menjadi kurang dari 200 mg sehari.

Penelitian menunjukan bahwa wanita hamil yang mengonsumsi kafein mempunyai 2 kali lipat risiko keguguran daripada wanita yang tidak mengonsumsi kafein. Penelitian di Denmark menyebutkan konsumsi kafein 8 cangkir sehari dapat meningkatkan risiko bayi mati setelah dilahirkan hingga 2 kali lipat. Sedangkan studi lain menunjukan bahwa konsumsi kafein menyebabkan penurunan berat badan pada bayi.
***

Demikian tips untuk mencegah keguguran pada wanita hamil. Semoga bermanfaat.(*)
Read more
 
Copyright tips dan cara agar cepat hamil © 2010 - All right reserved tips cepat hamil - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.
TIPS CEPAT HAMIL | CARA CEPAT HAMIL | CARA AGAR CEPAT HAMIL