cara cepat hamil - tips cepat hamil dan panduan lengkap kehamilan, tips kesehatan, sistem reproduksi dan lain-lain.

20151119

Inilah Mitos Seputar Kehamilan Dan Faktanya

Banyak ibu-ibu muda masa kini yang berpola pikir modern dan mengikuti perkembangan jaman. Tetapi untuk urusan kehamilan, ternyata masih banyak juga yang percaya dengan mitos seputar kehamilan tentang apa yang dilarang atau direkomendasikan untuk ibu hamil. Apakah Anda salah satu dari mereka? Jika ya, ada baiknya Anda simak mitos seputar kehamilan dan faktanya berikut ini.

1. Minum air es menyebabkan janin tumbuh besar
Sering ibu hamil mendengar mitos seputar kehamilan ini, padahal faktanya minum air es tidak menyebabkan janin tumbuh besar. Kecuali ibu hamil minum es yang ditambah dengan sirup, gula atau madu secara berlebihan. Kandungan karbohidrat dalam minuman manis inilah yang menyebabkan bayi memiliki berat diatas normal.

Selain itu, ukuran janin juga ditentukan dari faktor genetik dan asupan nutrisinya. Untuk orang tua yang memiliki tubuh besar, kemungkinan akan melahirkan bayi yang besar pula. Begitu juga dengan asupan nutrisi yang baik selama kehamilan, ini akan membantu perkembangan janin sehingga fisik janin tumbuh dengan sangat baik. Beberapa penyakit tertentu seperti diabetes, juga bisa menyebabkan kelahiran bayi lebih besar dari ukuran normal.

2. Makan harus lebih banyak karena ‘berbadan dua’
Ibu hamil umumnya memang seringkali merasa lapar bahkan diluar jam-jam makan. Ini disebabkan ibu hamil mengeluarkan energi yang lebih banyak daripada ibu yang tidak hamil. Mitos seputar kehamilan tentang harus makan lebih banyak sebaiknya dibuat lebih spesifik.

Ibu hamil boleh makan banyak asalkan terdiri dari sayur dan buah-buahan yang mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk janin. Jika perlu kurangi nasi dan ganti dengan kentang serta lauk yang bergizi. Hindari banyak makan gorengan dan makanan berlemak lainnya karena hanya akan menumpuk kolesterol yang mengganggu masa kehamilan.

3. Ngidam yang tidak kesampaian akan membuat bayi ‘ngeces’
Salah satu mitos seputar kehamilan yang sering terdengar adalah ngidam yang dikaitkan dengan bayi ‘ngeces’. Hal ini yang menyebabkan ibu hamil berusaha menyantap apa saja yang dia inginkan, karena menganggap itu adalah keinginan dari janin. Jika ngidam tidak kesampaian, maka dikhawatirkan bayi yang dilahirkan nanti akan ‘ngeces’ atau ‘ngiler’ terus menerus.

Mitos seperti ini yang dapat mengakibatkan ibu hamil kelebihan berat badan, di mana justru akan mengganggu dalam proses persalinan nanti. Faktanya, semua bayi akan ‘ngeces’ atau ‘ngiler’ pada usia-usia tertentu saat gigi mereka sedang tumbuh.

4. Hamil harus menghindari olahraga
Saat hamil, justru kegiatan berolahraga akan membuat ibu hamil lebih sehat dan kuat. Hanya sesuaikan porsi olahraga dengan kehamilan. Senam hamil adalah salah satu contoh olahraga yang disarankan bagi ibu hamil. Melakukan berbagai aktivitas ringan dan berolahraga saat hamil, faktanya dapat membuat jantung bayi lebih sehat dan berdetak lebih teratur.

5. Ibu hamil dan suami dilarang membunuh binatang
Mitos seputar kehamilan ini memang harus dilakukan, dalam keadaan hamil maupun tidak. Membunuh binatang adalah perbuatan yang buruk, sehingga tetap tidak boleh dilakukan dalam keadaan apapun. Sebaiknya jangan pernah meyakini sesuatu yang belum terbukti kebenarannya. Jika ibu hamil terpaksa membunuh kecoa, percayalah bahwa janin dalam kandungan Anda akan baik-baik saja!

6. Jangan mempersiapkan keperluan bayi sebelum kelahiran
Banyak ibu hamil mempercayai mitos seputar kehamilan yang cukup populer ini. Mungkin disebabkan dahulu adalah hal yang sia-sia dan merugikan jika mempersiapkan keperluan bayi perempuan ternyata yang dilahirkan laki-laki atau sebaliknya. Namun, saat ini teknologi sudah sangat maju, Anda toh dapat mengetahui jenis kelamin janin dalam kandungan saat usia tertentu. Dan tentu sangat merepotkan apabila semua harus dipersiapkan setelah bayi lahir, bukan?

7. Jenis kelamin bayi ditentukan dari bentuk perut ibu
Mitos seputar kehamilan selanjutnya adalah jenis kelamin bayi ditentukan dari bentuk perut ibu. Banyak yang percaya jika perut ibu membundar sempurna tandanya bayi dalam kandungan adalah perempuan. Begitu juga jika perut ibu terlihat meruncing, tandanya bayi dalam kandungan adalah laki-laki.
Faktanya, bentuk perut dan jenis kelamin bayi tidak memiliki korelasi yang jelas. Hal ini disebabkan bentuk perut ibu dipengaruhi oleh kekuatan otot perut serta posisi bayi dalam kandungan. Bahkan menurut para ahli, bentuk perut ibu hamil saat kehamilan pertama akan cenderung meruncing karena otot perut masih kuat menopang rahim. Dan akan berubah pada kehamilan kedua yang cenderung membulat karena otot perut yang tidak kuat lagi seperti kehamilan pertama.

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui beberapa mitos seputar kehamilan dan faktanya. Sebenarnya masih banyak mitos-mitos lain yang diyakini dan berkaitan dengan ibu hamil. Yang pasti, bagi ibu hamil disarankan agar memperbanyak pengetahuan seputar kehamilan, agar dapat membedakan mana fakta dan mana mitos yang tidak jelas kebenarannya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Inilah Mitos Seputar Kehamilan Dan Faktanya

0 komentar:

Posting Komentar